SOSIALISASI PENYAKIT DBD

0
1087

Tanggal 28 Februari lalu, bertempat di Learning Centre, diadakan penyuluhan perihal penyakit Demam Berdarah  (DBD). Langkah ini ditempuh oleh perusahaan c.q. HSE sehubungan semakin meluasnya wabah DBD di tanah air.

Penyuluhan dilakukan oleh dr. Agustina, Sp.A., M. Kes. dan dihadiri perwakilan semua plant, berlangsung mulai pukul 14.00-16.00 WIB.

Dalam acara ini, diperoleh informasi bahwasanya penularan DBD pada umumnya berasal dari gigitan nyamuk Aedes Aegypti, dan tanda-tanda awal yang dialami, antara lain :

  1. Panas tinggi selama 2-7 hari.
  2. Nyeri di perut (ulu hati).
  3. Pendarahan berupa bintik-bintik merah di kulit atau mimisan, gusi berdarah. Dapat pula muntah darah dan BAB disertai darah.
  4. Penderita akan merasa lemah tubuh, kulit dingin dan basah.

Guna langkah pencegahan, lakukan 4M seminggu sekali, yakni MENGURAS (wadah air : bak mandi, ember, vas bunga, dll, agar jentik nyamuk mati), MENUTUP (tutup rapat semua wadah air agar nyamuk tidak dapat masuk dan bertelur), MENGUBUR (memusnahkan semua barang bekas, kaleng bekas, pecahan botol agar tidak menjadi sarang dan nyamuk bertelur), dan MEMANTAU (perhatikan semua wadah air dapat menjadi tempat nyamuk berkembang biak).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here